Arsip Blog

Pemikiran Hukum Islam Masa Pertengahan

Setelah banyaknya kitab dan buku yang ditulis para ulama mazhab dan ilmuan lainya, membuat umat Islam seperti dimanja. Apalagi semacan adanya pemaham, bahwa pintu ijtihad telah tertutup pasca iman mazhab, hal ini menimbulkan kemunduran perkembangan hukum Islam. Kemauan dan kemampuan nalar kritis tradisi ijtihad mulai memudar bahkan tenggelam.

Ahli hukum berpendapat bahwa empat aliran hukum diatas yakni: Malikiyah, Hanafiyah, Syafi’iyah dan HaNabillah sudah diganggap cukup, jadi dengan demikian pintu ijtihad telah di anggap tertutup dan selalu memilih jalan taglid (mengikuti pendapat mazhab ) tanpa meneliti sumbernya. Taglid berjalan terus dalam bentuk ini dalam waktu yang lama hingga munculnya suatu gerakan baru yang mendobrak tradisi kuno ini.

Pada masa ini, mulai terlihat adanya konflik antar umat Islam, hal ini dimamfaatkan oleh bangsa barat (yang tenggelam), setelah kebangkitan dan masa emas Islam. Puncaknyaketika jatuhnya kekhilafahan bani Abbasiyah di Baghdad pada 1258 M, akibat serangan Hulagu yang meluluhlantakan bangunan peradaban Islam yang pada waktu itu merupakan mercusuar peradaban dunia. Read the rest of this entry

SUMBER-SUMBER HUKUM SYARA’ 1

  1. A.    AL-QUR’AN

Al-Qur’an adalah kalamullah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad Saw, dibaca secara mutawatir. Artinya, kumpulan wahyu, firman-firman allah yang diturunkan kepada nabi Muhammad untuk menjadi petunjuk bagi seluruh umat manusia. Tidak dinamakan Al-Qur’an apabila pemindahannya tidak mutawatir. Karena Al-Qur’an adalah kalamullah yang paling sempurna yang mengandung hukum-hukum syara’ dan menjadi mu’jizat bagi nabi.

Al-Qur’an terdiri dari 30 juz dan 114 surat, sedangkan bilangan ayatnya ada 6666 ayat menurut yang resmi dibuatkan dalam buku-buku lain. Al-Qur’an bernilai ibadah bagi yang membacanya dan mendapatkan kebaikan sepuluh kali lipat. Di dalam al-qur’an ada dua surat madaniyah, yaitu suratnya diturunkan di Madinah. Ciri-ciri ayatnya panjang-panjang, dan lebih banyak ditujukan kepada masyarakat dan undang-undang masyarakat. Sedangkan surat makiyah adalah surat yang diturunkan di mekkah. Ciri-cirinya ayatnya pendek-pendek tetapi penuh dengan retorika dan dinamika. Berisi tentang ajaran tauhid dan jihad.

  1. 1.       SEJARAH PENGUMPULAN AL-QUR’AN
    1. Di masa Nabi Muhammad Saw

Al-Qur’an diturunkan kepada nabi Muhammad Saw dengan cara berangsur-angsur. Al-Qur’an pada masa nabi Muhammad Saw dituliskan pada kulit-kulit, daun-daun, tulang-tulang, pelepah-pelepah korma, pokok-pokok kayu dan lain-lain yang dirasakan mungkin dapat menuliskannya.

Penulis-penulis wahyu yang terkenal adalah Zaid bin Thabit, Ali bin Abi Thalib, Usman bin Affan, Abdullah bin Mas’ud, dan lain-lain. Tidak pula beliau memberikan petunjuk dimana seharusnya letak ayat suatu surat, demikian juga urutan surat dengan tertib.

Read the rest of this entry