Arsip Blog

ABORSI dan KONTRASEPSI

Kontrasepsi sebagai bentuk upaya pencegahan kehamilan merupakan salah satu esensi masalah Keluarga Berencana (KB) yang secara resmi dipakai oleh Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Istilah KB ini mempunyai arti yang sama dengan istilah yang umum dipakai di dunia internasional. misalnya family planning atau planned parenthood, yang dipakai oleh International Planned Parenthood Federation (IPPF), sebuah organisasi KB internasional yang berpusat di London.

KB dapat bermakna tandzim An-Nasl’ (pengaturan keturunan/kelahiran) maupun tahdid An-Nasl (pembatasan kelahiran). Dalam pengertian family planning atau planned parenthood KB berarti pasangan suami istri telah mempunyai rencana yang konkrit mengenai kapan anaknya diharapkan lahir agar setiap anaknya lahir disambut dengan gembira dan syukur sesuai dengan kemampuan dan kondisi mereka. Jadi, KB difokuskan pada perencanaan, pengaturan dan pertanggung jawaban orang terhadap anggota keluarganya. Sedangkan istilah birth control (pembatasan/penghapusan kelahiran) mempunyai konotasi yang negatif. Para ulama pun sepakat untuk mengharamkannya bila dilakukan bukan dengan alasan medis yang dapat dipertanggungjawabkan. Cakupan pengharamannya meliputi kontrasepsi mantap dengan sterilisasi pria (vasektomi) maupun sterilisasi wanita (tubektomi). Karena terilisasi bisa mengakibatkan kemandulan permanen dengan kemajuan teknologi keberhasilan sterilisasi telah mencapai 99% dan ini adalah pengingkaran fungsi reproduksi dan sebuah tindakan mengubah kodrat ciptaan Allah. Read the rest of this entry

Iklan