Arsip Blog

PAVILION DI PANTAI PASIR

PAVILION  DI PANTAI PASIR

 

Menceritakan bagai mana aku berkemah di Graden lautan kayu dan memandangi suatu cahaya didalam pavilion”

Saya merasa kesepian, ketika saya masih muda. Kejadian kesepian itu kebanggaanku untuk kesendirianku dan hal itu sudah cukup menghiburku. Dapat dikatakan bahwa aku tidak punya teman atau kenalan hingga aku bertemu teman yang akhirnya menjadi istriku dan juga ibu dari anak-anakku. Dikala itu aku tinggal bersama tuan Northmour di Graden Sea-Wood, Skotiandia. Kami bertemu di perguruan tinggi meskipun kita tidak terlalu cocok dan akrab, tapi kami sering bercanda dan bergaul dengan gembira. Kita yakin bahwa kita akan saling benci, dan sejak itu kami merasa bahwa kami adalah pasangan (teman) yang akrab. Jarang sekali kami bercengkrama, yang ada hanya hidup berdampingan dalam ketidak ramahan. Watak Northmour yang sangat keras membuatnya sulit untuk bergaul kecuali denganku. Sebagaimana dia menghormati sifat diamku dan membiarkanku datang dan pergi sesukaku. Aku dapat bersabar dengan kedatangannya yang tanpa perhatian. Aku kira kita sama lain adalah teman.

Ketika Northmour telah menyelesaikan sarjananya aku memutuskan untuk meninggalkan universitas itu tanpa Northmour, dia mengajak aku ke suatu tempat yang lumayan jauh dari Graden Easter, dan itulah pertama kali aku mengenal suatu peristiwa dari Read the rest of this entry