Arsip Blog

Kami kehilangan Beliau abah KH. masduqi mahfud

eny_kyai

pada sore itu adalah sore yang kelam yang kami rasakan, sebuah kabar yang membuat kami lemas,tak berdaya, seperti mimpi rasanya, kang agiel mengabarkan bahwa abah kh.masduqi di panggil olah allah.. subhanallah, innalillahi wainna ilaihi roji’un…

tangispun tak bisa kami tahan, ya allah terlau cepat kau ambil abah yai ku,, mimpi, ini adalah mimpi tapi aku tersadar bahwa aku sedang tidak bermimpi,, terlalu banyak dosa kami, sebagai santri, kami belum bisa menjadi santri yang baik , menjadi anak yang abah harapkan, kami masih merepotkan abah dengan tingkah kami yang tak layak menjadi santri mu abah,,,

maafkan kami abah,, dulu kami jarang mengaji di kala majlis di mulai, kami lalai kami melalaikan diri, kami salah abah kami menyesal, kami ingin menjadi santri yang sesungguhnya, kami salah abah kami salah abah,, kami menyasal.. Read the rest of this entry