Pengertian Ji’alah

Ji’alah merupakan permintaan agar mengembalikan barang yang hilang dengan jumlah bayaran tertentu. Misalnya seseorang kehilangan seekor sapi, lalu dia berkata “ barang siapa yang menemukan sapiku dan dia kembalikan kepadaku, akan kubayar sekian”.

Dalam al-Qur’an dengan tegas Allah membolehkan memberikan upah kepada orang lain yang telah berjasa menemukan barang yang hilang. Hal itu ditegaskan dalam al-Qur’an surat Yusuf ayat 72.

قَالُوا نَفْقِدُ صُوَاعَ الْمَلِكِ وَلِمَن جَاءَ بِهِ حِمْلُ بَعِيرٍ وَأَنَا بِهِ زَعِيمٌ ﴿٧٢﴾   

“Kami kehilangan piala raja maka siapa yang dapat mengembalikannya, maka ia akan mendapatkan bahan makanan seberat beban unta. Dan aku menjamin terhadapnya”. (QS. Yusuf : 72)

Rukun Ji’alah

  1. Lafadz, kalimat hendaknya mengandung arti mengizinkan kepada orang yang akan bekerja dan tidak ditetapkan waktunya.
  2. Yang menjanjikan Upah, yang menjanjikan adalah orang kehilangan atau orang lain.
  3. Pekerjaan ( yaitu mencari sesuatu yang hilang )

Upah, syarat memberi upah dengan sesuatu barang tertentu

About Luxman Dialektika

seorang lulusan fakultas Hukum Universitas Islam Negri Malang dan meneruskan di Program Magister Ilmu Hukum Universitas Brawijaya yang aktif di pergerakan dan nyantri di Pesantren Salafiyah Syafiiyah Nurul Huda MALANG, saya orang lampung yang nyasar ke malang, yang terpenting dalam hidup ialah sederhana, santun, jujur, gaya terserah kalian saja, yang terpenting jangan berhenti belajar dan punya konsep di masa depan. okee :)

Posted on Agustus 13, 2016, in edukasi. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: