Korban AADC

Entah kenapa saat ini saya sedang bingung tidak bisa berfikir jernih seperti biasaanya, menghafal satu halaman biasanya hanya satu jam dan paling lama setengah hari, tetapi saat ini bisa samapai 2 hari bahkan tiga hari, membaca buku biasanya enam halaman dan faham apa yang di baca, tetapi sekarang membaca tetapi fikiran entah kemana. Biasanya menulis 5 paragraf itu mudah dan bahkan lebih, sampai tidak focus dengan apa yang dibahas tetapi sekarang menulis satu barispun sudah bingung entah apa yang akan saya tulis.

Seakan semangat dan inspirasi hilang entah kemana yang lebih bingung lagi sebenarnya apa yang menghilangkan semangat dan inspirasi ini. Biasanya saya sangat suka dengan cerita dan ulasan peristiwa konspirasi kasus dan ulasan tentang ilmu hikmah dan kajian-kajian yang berbau moralitas dan kode etik manusia, tetapi sekarang entah kenapa ini saya sangat suka dengan ulasan romanpicisan yang tidak jelas, fiksi, dan sedikit fakta.

“Ada apa dengan saya?” Ketertarikan kisah salafun nasolih sudah tergantikan dengan kisah percintaan,seperti kisah dalam flem “ada apa dengan Cinta” yang saya lihat sampai mengulangi belasan kali dan mungkin saya hafal setiap adegan setiap menitnya dalam flem tersebut, dan flem lawas “tentang cinta” mengulang lagunya ipang-Tentang cinta berkali-kali,, lebay!!!. Bilang saja kalo saya sedang menjadi korban flem.

Flem itu ada yang sekedar tontonan dan adapula yang tuntunan, tetapi saat ini saya sulit membedakan mana tontonan dan tuntunan, seringnya tontonan dijadikan tuntunan, dan tuntunan di jadikan tontonan, konser habib syeh tuntunan, tapi lebih banyak yang bilang itu sebuah tontonan, itu semua tergantung kita meninai dan mencerna apa yang kita dilihat.

Fitrah manusia itu terkadang baik dan terkadang buruk, fitrah yang baik itu terkadang dikemas dengan perbuatan atau hal buruk, dan terkadang pula fitrah yang buruk itu di kemas dengan kebaikan. Semua kembali pada hati kita. Manusia itu mempunyai hati, hatinya itu berisi cinta, cintanya itu berisi kasih sayang, kasih sayangnya itu berisi perhatian, perhatiannya itu terkadang melarang atau meluruskan apa yang dilakukan cintanya. Walaupun cintanya saat ini masih diwujudkan dalam sebentuk hati. Itu saja.

15-01-2015 mergosono malang.

About Luxman Dialektika

seorang yang masih belajar di Universitas Islam Negri malang fakultas hukum yang aktif di pergerakan dan nyantri di Pesantren NH MALANG, saya orang lampung yang nyasar ke malang, yang terpenting hiduplah sederhana,santun,jujur, gaya terserah kalian dah,, yang terpenting jangan berhenti belajar &a punya konsep masa depan. okee :) salam dialektika

Posted on Januari 15, 2015, in Cerita, DIALEKTIKA and tagged , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: