gejala Sombong, betanda dibenci tuhan & teman

Seringkali kita melupakan tuhan, melupakan perintah tuhan, larangan tuhan,nikmat tuhan, dan melupakan segala yang berkaitan dengan tuhan. Mungkin kita lupa siapa tuhan? Siapa yang menciptakan dunia dan isinya? Siapa yang memberi kenikmatan yang sedang kita lupakan ini? Itu semua tuhanku, tuhanmu dan tuhan kita semua, pantas jika tuhan memiliki sifat sombong karena semua itu pantas disombongkan bagi tuhan, bukan untuk manusia, jika kita ingin sombong jadilah tuhan jangan jadi manusia.

Dengan angkuhnya kita menyombongkan diri dengan apa yang kita miliki dan kita bisa, sebuah sikap yang menantang tuhan. Siapa kita? siapa kamu? Mungkin kita memeng benar-benar manusia yang memiliki sifat kemanusiaan dengan seutuhnya, yaitu sifat salah dan lupa. Ingat!! Apa yang kita punya dan apa yang kita bisa itu dari tuhan.. dari allah, tuhan bisa saja mengambil dan memberi kita kapanpun semua tergantung kuasa tuhan. Karena tuhan maha kuasa dan maha bijaksana.

Sangat bijaksana sehingga tuhan membenci mahluknya yang sombong dan congkak seperti kita, bahkan tidak hanya tuhan yang membenci, tetapi manusiapun membenci orang yang sombong dan membanggakan diri, wajar bila orang sombong dijauhi lingkungan bahkan dicaci dan dimaki karena kesombongannya.

Sangatlah tidak pantas DNA sombong melekat pada sel-sel seorang hamba allah, apalagi seorang penghafal al-quran yang mengemban dan membawa kalam-kalam tuhan yang agung, sangat ironi sekali bila hal itu terjadi, apa yang kita bisa dan miliki saat ini hanyalah laksana Kelinci percobaan, apakah kita mampu disuntik dengan DNA kecerdasan?jika mampu maka hasilnya akan cerdas dan rendah hati, akantetapi jika tidak mampu maka hasilnya adalah kebodohan dan kecongkakan yang singkron dan bisa bermetabolisme dalam tubuh kita, naudhubillah…

Kata “kita” disini bisa menjadi kamu,dia maupun kalian, karena kesombongan tak kenal siapapun,kapanpun dan dimanapun, sombong bisa tumbuh dimana saja. jadi mulai saat ini berhati-hatilah, bagi yang sudah terjangkit segeralah diobati dengan mengingat siapa yang layak menyandang sifat sombong, dan bagi yang belum, yang berpotensi terjangkit harus bisa mengantisipasi dengan selu tafakur dan tadabbur. Itu saja.

07-01-2015 mergonono-malang

 

 

About Luxman Dialektika

seorang yang masih belajar di Universitas Islam Negri malang fakultas hukum yang aktif di pergerakan dan nyantri di Pesantren NH MALANG, saya orang lampung yang nyasar ke malang, yang terpenting hiduplah sederhana,santun,jujur, gaya terserah kalian dah,, yang terpenting jangan berhenti belajar &a punya konsep masa depan. okee :) salam dialektika

Posted on Januari 7, 2015, in Cerita, DIALEKTIKA, Motivasi and tagged , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: