Cra membersihkan jenazah ketika tidak ada air dan tidak ada kafan

 Bagaimana tata cara memberihkan jenazah ketika tidak ada air dan tata cara mengkafankannya ketika tidak ada kain kafan yang cukup.

1.      Cara membersihkannya adalah ditayamumkan

ومن تعذّر غسله لفقد اولغيره كا حتراقولو غسل تهري تيميم وجوبا (فتح المعين)

Artinya:

Seorang yang kesulitan memandikan mayat dikarenakan selinya air atau lainnya seperti mayat yang terbakar walaupun ketika dimandikan kulitanya meleleh atau terpisah-pisah maka wajib dipertanyakan.

Namun ada perbedaan pendapat tentang hal tersebut, mereka berbeda pendapat tentang siapa saja yang bolzeh memandikan mayat.

Pendapat pertama :     Masing-masing sari orang perempuan dan orang laki-laki tidak boleh meandikan lainnya di luar pakaian.

Pendapat kedua    :     Masing-masing dari keduanya boleh mentayamumkan yang lain (Imam Syafi’i. Abu Hanifah, jumhur ulama’)

Pendapatketiga   :Masing-masing dari keluarga tidak oleh mentayamumkan dan tidak boleh memandikan melainkan dikuburkan tanpa di mandikan (Al Laits Bin Sa’d)

1.   Para fugoha yang lebih memenangkan larangan secara mutlak yakni tidak      mengkiaskan jenazah atas orang hidup berkenaan dengan kebolehan bersuci dengan debu sebagai ganti bersuci dengan air. Ketika terhalang memakai air maka mereka menanyakan bahwa masing-masing dari orang laki-laki dan perempuan tidak boleh memandikan dan mentayamumkan.

2.   Para fuqoha yang lebih memenangkan perintah atas larangan maka masing-masing dari keduanya boleh memandikannya.

3.   Para fuqoha yang membolehkan mentayamukan akan hal ini lantas mereka berpendapat bahwa antara perintah dan larangan itu tidak terdapat pertentangan karena melihat anggota-anggota badan tayamum itu dibolehkan bagi masing-masing pihak sesuai dengan sabda Rosulullah SAW:

اذاماتت انمرأة مع الرجال ليس معهم امرأة غيرها والرجال مع النساء ليس معهم رجل غيرهفإ نّهم يتيّمّما ويدفّنان وهما بهمزلة من لم يعد الماء (راواه البغاري)

Artinya:

Apabilah aeorang wanita meninggal dunia di lingkung laki-laki dan tidak ada wanita lain kecuali dia atau seorang laki-laki meninggal dunia di lingkungan wanita dan tidak ada laki-laki lain kecuali dia  hendaklah mayat di tayamumkan. Kemudian dikubur keadaan mereka sama dengan keadaan tidak ada air (.HRhhhhhhhhhhhHH HR. Bukhori) (Bidayatul Mujtahid)

2.      Apabilah tidak ada kain kafan, untuk mayat tidak ada baju maka yang ada disekitarnya.

فان لم يوجد ثوب وجب ثم حشيش ثم طين فيما استظهر شيغنا

Artinya:

Ketika tidak ditemukan baju maka wajib memakai kulit kemudian rumput dn kemudia Lumpur.

Apabilah masih ada baju maka baju itu yang digunakan.

ويكغن الميت بماله لبسه حيا

Artinya:

Mayat boleh dikafani dengan pakaian yang boleh di gunakan ketika mayat asih hidup (فتح المعين)

Apabilah yang ada selimut maka itu yang digunakan.

عن حبّان اين الارت قالت : هاجر نامع رسول الله صلى الله عليه وسلم فى سبيل الله نبتغى وجه الله فوجب اجرو ناعلى الله فمنّا من معى لم يأكل من اجره شيئ يكفّن فيه الاّ نمرة فكنّا اذاوضعناها على رأسه. خرجت رجلاه واذا وضعنا ها على رجليه خرج رأسه فقال رسول الله صلى الله عليه وسلم ضعوهاممّا بين رأسه. واجعلواعلى رجليه الادخر ومنّا من اينعت له ثمر ته فهو يهد بها

Artinya:

Dari Khobban bin Al Arratt. Beliau berkata: Kami hijrah bersama rosulullah Saw di jalan Allah demi mengharap ridha Allah maka sudah sepantasnya pahal kai dipenuhi oleh Allah, diantara kami ada orang-orang yang sama sekali tidak sempat merasakan ganjarannya (didunia) seperti Mush’ab bin Umar. Dia terbunuh pada perang uhud. Padanya tidak ditemukan sesuatu pun untuk Mengkafani dirinya kecuali sehelai selimut apabila kami tutupkan pada kepalanya maka kesua kakinya keluar (tidak tertutupi). dan apabila selimut itu kami tutupkan ke dua kakinya maka kepalanya keluar. kemudian Rasulullah Saw bersabda Tutuplah selimut itu ke kepalanya. Sedang kedua kakinya tutuplah dengan idkhir (sejenis rumput-rumputan yang baunya harum) namun diantara kami ada pula orang-orang yang memiliki bahan-bahan yang matang lalu dia dapat memetiknya (artinya berkesempatan merasakan ganjaranya di dunia) (R.H Muslim)(Sahih Muslim)

Fuqaha telah sepakat bahwa mayat itu harus ditutupi kepalanya dan di beri wewenang kecuali orang yang berihram, ada perselisihan tentang meninggalkannya orang yang berihram.

  1. Menurut Imam Malik dan Abu Hanifah bahwa orang-orang berihram sama ketentuanya dengan orang-orang yang tidak ihram
  2. Menurut Imam Syafi’I bahwa orang yang berihram tidak ditutup kepalanya apabila meninggal dunia dan tidak di beri wewenang.

Perbedaan ini disebabkan adanya pertentangan antara ketentuan umum dan khusus. Ketentuan khusus yang di maksudkan adalah Sabda Nabi

اوتي النّبيّ عليه وسلم برجل وقصته راجلته فمّات وهو معرّم. فقال كيفنووارأسه ولا تقىبوه ديّبافإنّه يبعث يوم القيمة/ تلبيّ

Artinya:

Di datangkan kepada Rasulullah Saw. Seorang laki-laki yeng telah di lempar hewan kendaraannya kemudian mati. Sedangia tengah berihram, maka Rosulullah bersabda Kafanilah ia dengan kedua kainya (pakaian ihram) dan mandikanlah ia dengan air dan daun bidara. jangan kamu tutupi kepalanya dan jangan kami beri wewangian padanya kerena ia akan dibangkitkan pada hari kimat dalam keadaan bertalbiyah (Bidayatul Mujtahid)

Para ulama sepakat bahwa orang yang berihram tidak perlu ditutupi kepalanya dan tidak di beri wangi-wangian.

About Luxman Dialektika

seorang yang masih belajar di Universitas Islam Negri malang fakultas hukum yang aktif di pergerakan dan nyantri di Pesantren NH MALANG, saya orang lampung yang nyasar ke malang, yang terpenting hiduplah sederhana,santun,jujur, gaya terserah kalian dah,, yang terpenting jangan berhenti belajar &a punya konsep masa depan. okee :) salam dialektika

Posted on Februari 16, 2014, in edukasi. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: