Antara Peradaban Dunia & Peradaban Islam

Kebudayaan Bangsa Barat sebelum berkenalan dengan kebudayaan Islam, sangat dipengaruhi oleh kebudayaan Yunani dan Romawi yang berasal dari Pulau Kreta (200 tahun SM). Agama yang berkembang dikalangan masyarakatnya adalah agama yang mengakui banyak Tuhan atau Politeisme.

Sebagai akibat dari pemujaan mereka terhadap banyak Dewa, mereka terdorong untuk mengembangkan ilmu pengetahuan yang berkaitan dengan upacara ritual keagamaan tersebut, misalnya untuk dewa-dewa tertentu, mereka buatkan kuil-kuil suci. Dari sinilah munculnya ilmu seni bangunan, seni patung, sastra dan sebagainya.

Lebih kurang pada tahun 1500 SM. Kekuasaan kerajaan Kreta diserang oleh bangsa Indo German dari rumpun Indo Eropa, mereka menyerbu keselatan antara tahun 2000-1000 SM. Dalam penyerbuan itu mereka menaklukan penduduk asli. Mereka menghancurkan kebudayaan Mikene dan Kreta. Diperkirakan sekitar tahun 1000 SM, mereka telah menduduki seluruh kepulauan Yunani, sebagian dari Asia Kecil dan kepulauan di laut Aegea. Mereka disebut orang-orang Hellena dan Hellas. Adapun suku-suku Hellena itu antara lain Akhea, Ionia, dan Doria. Diantara keempat suku ini Ionialah yang paling maju. Dari nama Ionia inilah kita kenal nama Yunani sekarang.

Bangsa Yunani yang telah memiliki pengetahuan yang cukup tinggi pada masa itu telah mampu mendirikan negara kota seperti Sparta, Athena, Theba dan Korinthia. Disamping kemajuan yang dimiliki bangsa Yunani, bangsa Eropa juga telah mengalami kemajuan. Peradaban bangsa Eropa dipengaruhi  oleh kebudayaan Romawi.

Bangsa Romawi sangat ahli dalam ilmu pemerintahan yang diterapkannya dalam melaksanakan administrasi pemerintahan di wilayah yang dikuasainya. Dengan demikian, maka peradaban Eropa yang maju pada masa permulaan Islam, adalah peradaban yang terpengaruh oleh peradaban bangsa Yunani dan Romawi.

Selain kemajuan peradaban bangsa Yunani dan Romawi di daratan benua Eropa, di wilayah Asia dan Afrika juga telah terdapat beberapa pusat peradaban dunia yang telah maju. Diantaranya adalah Cina, India, Persia dan peradaban bangsa Mesir.

Peradaban bangsa Cina yang telah maju saat itu adalah bentuk peradaban yang berupa seni arsitektur, sastra, pahat, drama, seni menghitung dengan sipoa, menyebabkan negri Cina menjadi terkenal diantara bangsa-bangsa lainnya yang sudah ada pada saat itu.

Kemajuan bangsa India yang mendiami wilayah Asia Selatan telah memiliki kebudayaan yang cukup tinggi, yang berpusat di Mahenjo-Daro dan Harappa. Para penduduknya memiliki citra rasa seni yang cukup tinggi. Hal itu dapat dilihat dari karya seni mereka yang dituangkan dalam bentuk jimat dan hiasan yamng menggambarkan aneka binatang dan patung-patung yang terbuat dari tanah liat, kramik dan sebagainya.

Begitu juga peradaban bangsa Mesir di Afrika merupakan salah satu kebudayaan sungai yaitu kebudayaan yang banyak berpengaruh dari kesuburan dari endapan lumpur dari sungai Nil. Sungi Nil merupakan sungai yang terpanjang di dunia. Pada hilirnya merupakan sebuah delta, tiap tahun sungai Nil mengalami banjir.

Di lembah sungai Nil terdapat peninggalan kebudayaan Mesir kuno, seperti Menphis, Thebas, Luxor, Gizah. Di istana Luxor terdapat sebuah bangunan raksasa seperti makam para raja yang berbentuk piramida,  patung singa yang berkapala manusia yang disebut spinx.

Disamping itu, sebelum agama Islam lahir dan mengembangkan peradabannya, di wilayah barat terdapat sebuah peradaban tinggi yang dimiliki bangsa Persia. bangsa Persia memiliki keahlian luar biasa dalam bidang politik dan militer. Kebudayaan mereka merupakan perpaduan antara kebudayaan asli mereka dengan kebudayaan Mesopotamia, yang pernah ditaklukannya.

Di Eropa terdapat negara-megara yang sudah maju, seperti Yunani dan Spanyol (Kordova). Ketika agama Islam masuk kewilayah itu, terjadilah akulturasi kebudayaan antara kebudayaan Islam dan Yunani. Mulailah kota- kota lama dibangun kembali disamping membangun kota-kota dengan gaya seni bangunan Islam. Sponyol akhirnya terkenal dengan kotanya yang indah, mesjid-mesjid yang megah, istana-istana dan lain sebaginya, yang juga indah.

Kota Kordova adalah salah satu diantara kota-kota yang besar dan indah. Kota ini dibangun kembali oleh penguasa Islam dari bani Umayyah, di Andalusia yaitu Khalifah Abdurrahman III, atau Al Nashir.

About Luxman Dialektika

seorang yang masih belajar di Universitas Islam Negri malang fakultas hukum yang aktif di pergerakan dan nyantri di Pesantren NH MALANG, saya orang lampung yang nyasar ke malang, yang terpenting hiduplah sederhana,santun,jujur, gaya terserah kalian dah,, yang terpenting jangan berhenti belajar &a punya konsep masa depan. okee :) salam dialektika

Posted on Oktober 30, 2013, in edukasi. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: