Monthly Archives: Oktober 2013

Antara Peradaban Dunia & Peradaban Islam

Kebudayaan Bangsa Barat sebelum berkenalan dengan kebudayaan Islam, sangat dipengaruhi oleh kebudayaan Yunani dan Romawi yang berasal dari Pulau Kreta (200 tahun SM). Agama yang berkembang dikalangan masyarakatnya adalah agama yang mengakui banyak Tuhan atau Politeisme.

Sebagai akibat dari pemujaan mereka terhadap banyak Dewa, mereka terdorong untuk mengembangkan ilmu pengetahuan yang berkaitan dengan upacara ritual keagamaan tersebut, misalnya untuk dewa-dewa tertentu, mereka buatkan kuil-kuil suci. Dari sinilah munculnya ilmu seni bangunan, seni patung, sastra dan sebagainya.

Lebih kurang pada tahun 1500 SM. Kekuasaan kerajaan Kreta diserang oleh bangsa Indo German dari rumpun Indo Eropa, mereka menyerbu keselatan antara tahun 2000-1000 SM. Dalam penyerbuan itu mereka menaklukan penduduk asli. Mereka menghancurkan kebudayaan Mikene dan Kreta. Diperkirakan sekitar tahun 1000 SM, mereka telah menduduki seluruh kepulauan Yunani, sebagian dari Asia Kecil dan kepulauan di laut Aegea. Mereka disebut orang-orang Hellena dan Hellas. Adapun suku-suku Hellena itu antara lain Akhea, Ionia, dan Doria. Diantara keempat suku ini Ionialah yang paling maju. Dari nama Ionia inilah kita kenal nama Yunani sekarang.

Bangsa Yunani yang telah memiliki pengetahuan yang cukup tinggi pada masa itu telah mampu mendirikan negara kota seperti Sparta, Athena, Theba dan Korinthia. Disamping kemajuan yang dimiliki bangsa Yunani, bangsa Eropa juga telah mengalami kemajuan. Peradaban bangsa Eropa dipengaruhi  oleh kebudayaan Romawi.

Bangsa Romawi sangat ahli dalam ilmu pemerintahan yang diterapkannya dalam melaksanakan administrasi pemerintahan di wilayah yang dikuasainya. Dengan demikian, maka peradaban Eropa yang maju pada masa permulaan Islam, adalah peradaban yang terpengaruh oleh peradaban bangsa Yunani dan Romawi. Read the rest of this entry

pesantren, rugi kalo kamu ga tau

Sebelum membahas tentang pesantren yang ditandai dengan sebagai tempat yang digunakan para kiai untuk membangun pola patronase dan dari pola seperti inilah pesantren,meskipun bersifat independen,telah mampu menunjukan kepada kita sebagai lembaga pendidikan yang tetap survive  sampai sekarang.Pesantren dilahirkan atas dasar da’wah islamiyah yakni menyebarkan dan mengembangkan agam islam,sekaligus mencetak kader-kader ulama atau da’i.Sebaiknya,penulis terlebih dahulu membahas tentang  pengertian pesantren.

Pesantren sendiri menurul pengertian dasar “tempat belajar para santri” sedangkan pondok sebagai tempat tinggal sederhana yang terbuat dari bambu sekaligus sebagai rumah.Kata “pondok” berasal dari bahasa arab “funduq” yang artinya hotel atau asrama (zamakhsyari.1983:18).

Secara etimologi,pesantren berasal dari kata ”santri” yang mendapat awalan ‘pe’ dan akhiran ‘an’ yang berarti tempat tinggal santri[Zamakhsyari.1982:18].Menurut Ensliklopodia Islam yakni pesantren itu berasal dari bahasa Tamil yang artinya guru mengaji atau dari bahasa india “Shastri” dan kata “Shastra” yang berarti buku suci, buku-buku agamg atau ilmu tentang agama[Hasan Shandily.1993:99].Sementara menurut Clifford Geert [1983:268] istilah pesantren yang lazim disebut pondok tersebut memiliki kata dasar “santri’’.Kata ini memiliki arti luas dan sempit.Dalam arti luas ialah bagian penduduk jawa yang memeluk islam  secara benar-benar,bersembahyang,pergi ke masjid dan berbagai aktifitas lainnya.Mendapat prefiks ’pe’ dan sufiks ‘an’ yang kemudian berati tempat tingal santri.Sedangkan dalam arti sempit ialah seorang murid atau sekolah agama yang dusebut pondok atau pesantren [Syamsul Ma’arif.2008:63] Read the rest of this entry

pengertiaan Harta

Harta dalam istilah arab disebut “al amaal” yang berasal dari kata maala-yamiilu-mailan yang berarti condong, cenderung, dan miring. Menurut etimologi harta merupakan sesuatu yang di butuhkan dan diperoleh manusia, baik berupa benda yang tampak seperti emas, perak, binatang, tumbuh-tumbuhan maupun (yang tidak tampak), yakni manfaat seperti kendaraan, pakaian, dan tempat tinggal.

Sesuatu yang tidak dikusai manusia tidak bisa disebut atau dinamakan harta menurut bahasa, seperti burung di udara, ikan di laut, pohon di hutan, dan barang tambang yang ada di bumi.[1]

Menurut istilah fikih islam Harta mempunyai sinonim makna dengan Benda, yaitu segala sesuatu yang mungkin dimiliki seseorang dan dapat diambil manfaatnya dengan jalan biasa.[2]

Sedangkan menurut istilah imam Hanafi, Harta (al-maal) ialah:

ما يميل إليه طبع الإنسا ن و يمكن إدخاره إلى وقت الحاجة

“ Sesuatu yang digandrungi tabiat manusia dan memungkinkan untuk disimpan hingga dibutuhkan.”

Imam Hanafi membedakan antara harta dengan milik. Menurutnya, milik adalah sesuatu yang dapat di gunakan secara khusus dan tidak dicampuri penggunaanya oleh orang lain. Sedangkan harta adalah segala sesuatu yang dapat disimpan untuk dapat digunakan ketika dibutuhkan. Dalam penggunaanya harta bisa dicampuri oleh orang lain. Jadi yang dimaksud dengan harta menurut Hanafiyah, hanyalah sesuatu yang berwujud.[3]

 

Pengertian Harta Menurut Pendapat Para Ulama’

1. Menurut Ulama’ Hanafiyah

المال كلّ ما يمكن حيا زته واخرازه وينتفع به  عادة

“ Harta adalah segala sesuatu yang dapat diambil, disimpan dan dapat dimanfaatkan.”

Menurut definisi ini Harta memiliki dua unsur:

  1. Harta dapat dikuasai atau dipelihara

Sesuatu yang tidak dapat disimpan atau dipelihara secara nyata, seperti ilmu, kesehatan, kemuliaan, kecerdasan, udara, panas matahari, cahaya bulan, tidak dapat dikatakan harta.

  1. Dapat dimanfaatkan menurut kebiasaan

Segala sesuatu yang tidak bermanfaat seperti daging bangkai, makanan yang basi, tidak dapat disebut harta atau bermanfaat tetapi menurut kebiasaan tidak diperhitungkan manusia, seperti satu biji gandum, setetes air, segenggam tanah, dan lain-lain.[4] Read the rest of this entry

Pengertian Filsafat

  Kata filsafat atau falsafah berasal dari perkataan Yunani Philosophia yang berarti cinta kebijaksanaan (philein = cinta, dan Sophia = hikmah, kebijaksanaan).  Ada yang mengatakan bahwa filsafat itu berasal dari kata philos (keinginan) dan Sophia (hikmah, kebijaksanaan), dan ada juga yang mengatakan berasal dari kata phila (mengutamakan, lebih suka) dan Sophia (hikmah, kebijaksanaan).[1]  Jadi kata filsafat berarti mencintai atau lebih suka atau keinginan kepada kebijaksanaan.  Dan orangnya disebut philosophos yang dalam bahasa Arab disebut failasuf.

Sutan takdir Alisyahbana mengatakan bahwa filsafat berarti alam pikiran, dan berfiksafah adalah berpikir.  Tetapi tidak semua kegiatan berfikir disebut berfilsafat.  Berfikir yang disebut berfilsafat adalah berpikir dengan insaf, yaitu berpikir dengan teliti dan menurut suatu aturan tertentu yang pasti.[2]  harun Nasution mengatakan bahwa intisari filsafat adalah berfikir menurut tata tertib (logika) dengan bebas (tidak terikat pada tradisi, dogma dan agama) dan dengan sedalam-dalamnya sehingga sampai kepada dasar-dasar persoalan.[3] dan sesuai dengan tugas filsafat yaitu mengetahui sebab-sebab sesuatu, menjawab pertanyaan foundamental, dan pokok serta bertanggung jawab, sehingga dapat memecahkan masalah-masalah yang dihadapi. Read the rest of this entry

Marry in Youth

Marriage is one of society purposes in life. Our prophet Muhammad SAW, said that marriage is one of his circumcision. It shows that marriage is so important. Marriage also can give  as new spirit, it’s so beautiful life if we marry with our love person.

To marry with someone we must have some prepares. The first is money and then the second is mature.

Mature is important thing in marriage because as well as we known, sometimes we have problem with our husband/wife to solve our problem. Thus, we should be mature. It’s no problem if we want to marry too young but the most importa  nt thing is we must be a mature.

I agree if there is so   meone who wants to marry in youth but he /she must be able to solve his/her problem well, he/she may not be egoist and also he/she must ready to face everything in life before marrying.

His/her psyche and his/her body must be ready.   In my opinion, the best age to marry, girl is twenty years old and boy is twenty five years old and I think in this age they have ready and have enough mature to marry.