AL-MASLAHAH AL-MURSALAH

Secara etimologi, kata “Maslahah” adalah bentuk masdar dari kata kerja yang berarti manfa’at, faedah, bagus atau berguna. Dengan demikian, dari sisi ilmu shorof (mortologis) mempunyai wazan (pola) yang sama dengan kata “manfa’at”, yang dalam bahasa ‘Arab berarti hal yang mendorong kkepada kebaikan atau membawa manfa’at bagi manusia.

Selanjunya dihubungkan dengan kata “mursalah” maka dalam kata “Al-Maslahah al-Murasalah” terda[pat hubungan kata sifat dan yang disifati, kata “Al-maslahah” sebagai kata sifat, sedangakan kata”Al-Mursalah” sebagai kata yang disifati

Sedangkan kata “Al-Mursalah”  menurut ilmu shorof (mortologis) adalah isim maf’ul dari kata kerja yang semakna dengan kata yang berarti “sesuatu yang terlepas atau sesuatu yang dilepaskan. Dengan demikian  kata “Al-Maslahah Al-Mursalah” secara etimologi dapat diartikan “suatu kebaikan, suatu manfa’at  atau suatu faedah yang dilepaskan”. Artinya suatu kebaikan, manfa’at, atau faedah dari suatu perbuatan yang tidak ada penjelasan secara fisik dari Nash mengenai boleh tidaknya perbuatan itu dikerjakan.[1]

Sedangkan pengertian secara terminologyterdapat beberapa rumussan definisi yang dikemukakan oleh para ‘ulama Ushul Fiqh, namun mempunyai pengertian yang saling berdekatan, diantaranya :

  1. Abdul Wahab Khallaf memberikan rumussan :

“Maslahah Mursalah ialah maslahah dimana Syari’ (Allah dan Rosul-Nya) tidak menetapkan hukum secara spesifik untuk mewujudkan kemaslahatan itu, juga tidak terdapat dalil yang menunjukkan atas pengakuannya, maupun pembatalannya.”[2]

  1. Mohammad Abu Zahroh

“yaitu kemaslahatan yang selaras dengan tujuan hukum yang ditetapkan oleh syari’ (Allah dan Rosul-Nya), akan tetapi tidak ada suatu dalil yang spesifik yang menerangkan tentang diakuinya atau ditolaknya kemaslahatan itu,” [3]

  1. At-Thufy

“Definisi maslahah menurut ‘Urf  (pemahaman secara umum) adalah sebab yang membawa kebaikan, seperti bisnis yang dapat membawa orang memperoleh keuntungan. Sedang menurut pandangan hukum Islam adalah sebab yang dapat mengantarkan kepada tercapainya tujuan hukum Islam, baik dalam bentuk ibadah maupun mu’amalah.”[4]

 

Dari bebrapa definisi di atas dapat ditarik suatu kesimpulan tentang hakekat “Al-Maslahah Al-Murasalah” tersebut sebagai berikut :

  1. Ia adalah sesuatu yang menurut pertimbangan akal atau adat kebiasaan dapat mendatangkan kebaikan, manfa’at maupun faedah yang nyata bagi kehidupan manusia.
  2. Kebaikan, manfa’at maupun faedah tersebut sejalan dan selaras dengan tujuan hukum yang ditetapkan oleh Syari’.
  3. Secara umum tidak didapatkan suatu dalil yang spesifik baik dasi nash Al-Qur’an maupun As-Sunnah yang mengakui ataupun yang membatalkan kemaslahatan tersebut.


[1] Amir Syarifuddin, 1999,  hal 322

[2] Abd. Wahab Khallaf, 1993, hal 126

[3] Mohammad Abu Zahroh, hal 279

[4] At-Thufy,1417 H : 239

About Luxman Dialektika

seorang yang masih belajar di Universitas Islam Negri malang fakultas hukum yang aktif di pergerakan dan nyantri di Pesantren NH MALANG, saya orang lampung yang nyasar ke malang, yang terpenting hiduplah sederhana,santun,jujur, gaya terserah kalian dah,, yang terpenting jangan berhenti belajar &a punya konsep masa depan. okee :) salam dialektika

Posted on September 12, 2013, in Kumpulan makalah-makalah. Bookmark the permalink. 2 Komentar.

  1. Gan ane mau nanya soal//

    kenapa bahasa sms,twitter,facebook dapat merusak bahasa indonesia…

  2. GAN ANE MAU TANYA..

    KENAPA BAHASA SMS,TWITTER FACEBOOK DAPAT MERUSAK BAHASA INDONESIA…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: