Dasar Biologi

  1. RANGKUMAN MATERI
    1. Individu

Suatu makhluk hidup tunggal, misalnya seekor kucing, sebatang pohon nangka.

  1. Populasi

Sekelompok Individu yang sama menempati suatu daerah tertentu pada kurun waktu tertentu dan dapat mengadakan perkawinan dengan sesamanya, yang menghasilkan keturunan yang fertile, misalnya populasi badak pada tahun 1980 di Ujung Kulon.

  1. Komunitas

Beberapa populasi yang hidup bersama pada suatu daerah tertentu yang saling berintereksi. Contoh: komunitas hutan hujan tropis, artinya semua makhluk hidup yang menetap di hutan hujan tropis.

  1. Kepadatan Populasi

Jumlah Individu sejenis yang ada pada satu satuan luas tertentu. Misalnya pada suatu daerah yang luasnya 400 meter bujur sangkar terdapat 20 pohon manggga.

  1. Habitat

Adalah tempat dimana maklhuk hidup dapat hiodup secara wajar, misalnya ikan hidup di dalam air.

  1. Nicia

Berasal dari kata Niche yang berarti fungsi atau jabatan atau profesi suatu organisme dalam habitatnya. Contoh: tikus dan padi menempati tempat yang sama. Tikus berfungsi sebagai konsumen pertama dan padi berfungsi sebagai produsen.

  1. Ekosistem

Kesatuan makhluk hidup di suatu tempat dengan lingkunganya.

  1. Bioma

Setiap macam iklim utama pada suatu daerah memiliki ciri adanya suatu tipe vegetasi yang khas, dan belum banyak mendapat gangguan manusia.

Iklim utama dengan vegetasi dan hewanya merupakan suatu Ekosistem skala besar disebut Bioma.

Contoh: bioma hutan tropis berada di daerah katulistiwa dengan vegetasi yang mencapai ketinggian _+ 50 meter.

  1. Biosfer

Merupakan kesatuan berbagai ekosistem, meliputi semua organisme dan lingkunganya yang berinteraksi untuk berlangsungnya system pendayagunaan energi dan daur ulang materi.

  1. PROSES SUKSESI

Interaksi komunitas mengalami pertumbuhan yang dinamik. Komunitas berfungsi sebagai satuan yang dinamis dengan taraf trofi arus energi dan daur materi didalamnya. Susunan suatu komunitas dibangun dalam kurun waktu yang cukup lama. Komunitas terakhir yang stabil dan mencapai keseimbangan lingkungannya di sebut komunitas klimaks.

Untuk mencapai klimaks, komunitas mengalami pergantian beberapa spesies oleh spesies lain dalam kurun waktu tertentu, yang disebut suksesi skologi.

Berbagai tipe klimaks dapat tercapai dalam suatu suksesi tergantung pada lingkungan tempat suksesi itu terjadi.

Contoh: pembentukan komunitas klimaks dapat digambarkan sebagai berikut.

  1. Tipe serial, terjadi pada bekas mentahan gunung berapi, seperti gunung krakatau, gunung Tambora.
  1. Tipe siklik, tejadi pada daerah yang mengalami perubahan secara periodic. Tipe ini dapat ditemui pada daerah pantai karena adanya pasang surut secara periodic.
  1. TIPE-TIPE EKOSISTEM

Kehidupan makhluk hidup sangat tergantung pada komponen tidak hidup atau factor fisik, misalnya dalam memperoleh makanan. Makhluk hidup memperoleh makanan dari alam dan penyebaranpun dikendalikan oleh toleransinya terhadap konsi lingkungan. Sebaiknya aktivitas makhluk hidup atau komponen biotic juga mempengaruhi lingkungan fisik atau komponen abiotik.

Contoh aktivitas makhluk hidup mempengaruhi lingkungan fisik.

  1. Oksigen yang berada adalah hasil fotosintesis tumbuh-tumbuhan. Aktivitas fotosintesis dari tumbuh-tumbuhan air juga menghasilkan Oksigen ke air dan udara.
  2. akibat asam yang dikeluarkan oleh jamur dapat melarutkan mineral yang ada dalam tanah, sehingga mempercepat peghancuran batu-batuan. Terbentuknya tanah dari batuan antara lain sebagai akibat hewan penggali tanah, seperti cacing, kepiting, serangga-serangga tanah dan lain-lain. Jadi tumbuh-tumbuhan memegang peranan penting dalam pembentukan sifat-sifat tanah.
  3. secara tidak langsung daerah yang terkena gempa dan angin ribut, susunan dan sifat-sifat tanahnya akan berubah sebagai akibat banyaknya pembentukan tumbuh-tumbuhan yang tumbang dan pembusukan bangkai-bangkai hewan yang mati.

Semua organisme memerlukan energi atau tenaga untuk hidupnya. Untuk memperoleh energi organisme perlu makan. Oksidasi bahan makanan dalam proses pernafasan dapat menghasilkan energi untuk dapat bekerja.

Berdasarkan cara memperoleh makanannya komponen biotic dibedakan menjadi dua kelompok:

  1. Organisme Autotrofik
  2. Organisme heterotrofik.
  • HUBUNGAN KOMPONEN PEMBENTUK EKOSISTEM
  • About Luxman Dialektika

    seorang lulusan fakultas Hukum Universitas Islam Negeri Malang dan meneruskan di Program Magister Ilmu Hukum Universitas Brawijaya yang aktif di pergerakan dan nyantri di Pesantren Salafiyah Syafiiyah Nurul Huda MALANG, saya orang lampung yang nyasar ke malang, yang terpenting dalam hidup ialah sederhana, santun, jujur, gaya terserah kalian saja, yang terpenting jangan berhenti belajar dan punya konsep di masa depan. okee :)

    Posted on Juni 1, 2013, in Kumpulan makalah-makalah and tagged , , , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

    Tinggalkan Balasan

    Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

    Logo WordPress.com

    You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

    Foto Google

    You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

    Gambar Twitter

    You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

    Foto Facebook

    You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

    Connecting to %s

    %d blogger menyukai ini: