islam melecehkan wanita?!

BUKTI PENGHORMATAN ISLAM

TERHADAP WANITA

Oleh: Umi Anisah F.

 

Pada akhir-akhir ini banyak disuarakan pandangan yang membingungkan umat Islam, yaitu tuntutan emansipasi antara wanita laki-laki secara sempurna. Wanita menuntut inginberserikat dan bergabung dengan laki-laki di semua tugas dan pekerjaan. Ia ingin mendapatkan semua hak-hak sebagimana haknya seorang laki-laki terutama dalam politik, social dan ekonomi. Semua itu disuarakan oleh kaum wanita untuk menyempurnakan gerakan emansipasinya dengan laki-laki. Pandangan ini mengakibatkan terjadinya perang saraf yang mengajak kita melalui kemajuan Negara Barat yang serba palsu, pada saat kita bodoh akan kebenaran ajaran Islam yang lurus.

Kita sekarang bukanlah bermaksud melarang aktivitas wanita dan mempertahankan kaum laki-laki. Namun, hanya mendudukkan kepada persoalan yang sebenarnya. Setela dulu (sebelum Islam) wanita direndahkan, kini mereka terkena kebohongan dan kepalsuan dari orang-orang yang seakan-akan menolong wanita. Padahal, mereka sebenarnya menjadi seteru dan memusuhi wanita. Jika mereka memberikan pada wanita sebuah kekuasaan, pada dasrnya wanita itu hanya diduduk maniskan di singgahsananya. Mereka telah menyeret wanita kepada kemalangan dan kebinasaan.Padahal seharusnya, mereka (kaum laki-laki) lah yang menanggung urusan wanita, namun hanya karena tas nama kebebasan dan demokrasi mereka memberikan hak-hak kepada wanita dan melakukan emansipasi.

Mereka telah memberikanpeluang kepada wanita untuk menyempitkan geraklaki-laki dan bersaing disetiap pekerjaan seorang laki-laki.Mereka telah menerjunkan wanita ketempat-tempat pekerjaan seperti; pabrik-pabrik, perdagangan, berkarir dan bekerja di jalan-jalan. Mereka tidak membukakan peluang bagi wanita berupa peluang pekerjaan yang lurus dan benar. Sebaliknya mereka telah menceburkan wanita dalam pekerjaan seorang laki-laki dengan dalih untuk persamaan hak laki-laki dan perempuan, mulai jabatan yang paling tinggi misalnya presiden atau perdana menteri sampai pada tukang sapu dijalan-jalan. Dengan demikian mereka telah menzhalimi dan menganiaya kehidupan wanita hingga wanita dibuat setres karenanya.

  1. 1.      Kesibukan Wanita Dalam Pekerjaan Yang Menghinakan

Ketika wanita keberadaannya lebih lemah fisiknya atau lebih sedikit kemampuannya atas pekerjaannya laki-laki, mereka kemudian memberikan anugrah pada pekerjaan yang lebih ringan. Misalnya menyapu di jalan-jalan, menyemir sepatu, sebagai pelayan, dan pekerjaan yang tidak susah dan memberatkan.

Di Negara Eropa,sebagian besar seorang wanita yang mana itu hanya dijadikan tenaga-tenaga kerja di hotel-hotel, baik itu ditempat pekerjaan swasta maupun negeri. Adakalanya mereka memandang lain terhadap wanita sebagai seketaris, dibawah kekuasaan laki-laki yang Plaboy. Suatu saat mereka bermain dengan seketarisnya ketika istrinya dirumah lagi sakit maupun berpergian. Jadi wanita hanya sibuk di dalam pekerjaannya yang hanya untuk mencari kehanggatan dari laki-laki. Maka kita bias menyipulkan, apakah ini sebuah penghormatan atau penghinaan bagi seorang wanita.

 

  1. 2.      Derajat Dan Tempat Wanita Adalah di Rumahnya

Sebenarnya, keberadaannya wanita itu mengarah pada rumah saja; berkipra menjalankan, serta memelihara rumah dan anak-anaknya. Namun, mereka (kaum liberal) berkata kepada wanita:” Ini adalah zhalim dan tidak adil. Ini akan mengurangi hakmu sebagai seorang wanita. Kamu harus ikut saya dan mengajukan persamaan dengan kaum laki-laki. Sehingga separuh dari masyarakat tidak ada pengangguran”. Maka mereka menurunkan wanita dari tempatnya semula (didalam keluarga) ketempat atau peerjaan yang terlarang, setelah mereka mengkelabui wanita dengan kenikmatan hidup.

Ketika wanita itu tidak mampu menanggung beban berat, tidak bias memecahkan persoalan  serta tidak bisa keluar dari sangkar, tidak mampu “menyelam” dan tidak berakhir pada tempat kehinaan menuju tempat terang yang bias mengeluarkan dan menurunkan jiwa seseorang, maka mereka memberikan kepada wanita tersebut dengan pekerjaan pembantu rumah tangga atau tempat –tempat perdagangan. Semua pekerjaan itu hanya untuk menjamin dirinya dari kenikmatan hidup duniawi dan pekerjaan ini diluar konteks kekeluargaan.

 

  1. 3.      Kemuliaan Wanita Adalah Dengan Mendidik Generasi

Bukankah termasuk paling mulia dan paling terhormat bagi wanita menggurus pendidikan anak-anaknya dan membantu rumah tagga suaminya. Ia menggurus ketika suaminya keluar untuk keperluan memenuhi kebutuhan kekeluargaan. Wanita telah terbawa oleh jahiliyah modern akibat beban yang melemahkan tanggung jawab sebenarnya, yang telah membebaninya dengan urusan-urusan yang menyalahi kewanitaan dan tabiatnya. Wanita lupa, bahwa sesungguhnya dialah yang dibebani dalamurusan rumah tangga dengan pekerjaan yang cenderung dia kesampingkan, yang dia merasa suaminya akan meremehkannya dan cukup melelahkannya. Misalnya ;hamil,melahirkan menyusui dan sebagainya.

Seringkali wanita lupa bahwa tujuan utama berumah tangga adalah untuk melahirkannya pahlawan-pahlawan untuk suaminya. Karena tugas utama wanita adalah mendidik anak-anaknya, maka dia akan muli jika dia mampu mempersiapkan anak-anaknya dengan baik. Maka tepatlah apa yang dikatakan orang yang bijak; “Ibu adalah sekolah, yang apabila engkau persiapkan dia, berarti engkau telah mempersiapkan suatu bangsa dengan dasar yang baik”.

 

  1. 4.      Kejahatan, Tipu Daya, Dan Rayuan Bagi Wanita

Sesungguhnya persahabatan mereka kepada wanita adalah permusuhan kepada wanita, seperti persahabatan srigala dengan domba. Mereka menampakkan kepada wanita sifat lemah lembut dan sifat kasih sayangnya serta menyembunyikan”kuku kuku” dan “taring” yang tajam, karena dia ingin memangsa dan merobek dagingnya.

Mereka juga menampakkan didepan wanita tersebut dengan cinta dan kasih sayang serta ucapan-ucapan yang manis madu. Sebagaimana ucapan syair: “Mereka merayu wanita dengan ucapan yang indah, membujuknya, merayunya dan menyanjungnya”. Maksunya srigala ini mengingikan daging dalam artian sesuatu yang berharga dan termahal dari daging tersebut. Dalam konteks ini adalah hal akhlaq dan harga dirinya serta kehormatan bagi wanita tersebut, sehingga apabila mereka sudah mendapatkan apa yang telah di inginkan dari wanita tersebut. Dia akan menendang dan melemparkan nya seperti tulang yang tak berdaging.

Sebaliknya, kadang-kadang ada lelaki yang berlebihan dalam memberikanhak-haknya kepada wanita (dalam hal kemewahan duniawi). Namun, sebaliknya merekalah orang yang zhalim dan melampau batas, disebabkan kejahiliyahan terhadap ajaran Islam. Padahal, kitaingin menjelaskan tentang hakekat pendirian Islam terhadap wanita dan bagaimana wanita ketika diruntuhkan dan dihinakan hak-haknya serta dirusak kehormatannys oleh jahiliyah modern dengan mengatasnamakan emansipasikan hak-hak wanita.

 

  1. 5.      Kesimpulan

Dalamkaitan ini, ada yang perlu dipertegas;” Apakah mungkin ada persamaan yang sempurna dan menyeluruh antara wanita dan laki-laki sehingga mereka menuntut dengan memberikan semua hak-hak wanita kepada laki-laki. Padahal wanita dan laki-laki itu semua berbeda; dalam bentuknya, peragainya, kejadiannya, kekuatan badan, kemampuannya, serta otaknya.

Allah SWT dalam menciptakan antara laki-laki dan wanita itu sendiri mempunyai perbedaan mana yang laki-laki dan wanita, misalnya wanita diberi kistimewaan yakni bias mengandung, melahirkan serta menyusui dan bentuk tubuhnya pun berbeda dan sebagainya. Adapun sebaliknya seorang laki-laki mempunyai keistimewaan yakni kekuatan tubuh, keberanian, kesabaran atas kesusahan dan sebaginya. Apabila kita menginginkan persamaan yang menyeluruh antara laki-laki dan wanita, maka kita harus membuktikan adanya hal yang luar biasa dari seorang laki-laki dan wanita, sehingga benar dan terwujud persamaan. Sebab, kalau tidak, itu hanyalah igauan dan rabaan yang tidak jelas.

About Luxman Dialektika

seorang lulusan fakultas Hukum Universitas Islam Negeri Malang dan meneruskan di Program Magister Ilmu Hukum Universitas Brawijaya yang aktif di pergerakan dan nyantri di Pesantren Salafiyah Syafiiyah Nurul Huda MALANG, saya orang lampung yang nyasar ke malang, yang terpenting dalam hidup ialah sederhana, santun, jujur, gaya terserah kalian saja, yang terpenting jangan berhenti belajar dan punya konsep di masa depan. okee :)

Posted on Mei 24, 2013, in edukasi, Kumpulan makalah-makalah and tagged , , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: