Monthly Archives: Januari 2013

BIOGRAFI HASAN HANAFI

Hasan hanafi adalah tokoh pembaharu islam yang sangat berpengaruh dan telah banyak membawa perubahan sampai sekarang, karya-karya beliau masih axsis sampai saat ini, dengan idiologi yang controversial justru membuat orang penasaran terhadap sosoknya, dan mempelajari karya-karyanya. Tologi yang di ajarkan hanafi berhasil ternanam dengan bail di kalangan timur, dan banyak di tiru oleh Negara-negara islam lainnya

Ia lahir pada 13 Februari 1935 di Kairo, di dekat Benteng Salahuddin, daerah perkampungan Al-Azhar. Kota ini merupakan tempat bertemunya para mahasiswa muslim dari seluruh dunia yang ingin belajar, terutama di Universitas Al-Azhar. Meskipun lingkungan sosialnya dapat dikatakan tidak terlalu mendukung, tradisi keilmuan berkembang di sana sejak lama. Secara historis dan kultural, kota Mesir memang telah dipengaruhi peradaban-peradaban besar sejak masa Fir’aun, Romawi, Bizantium, Arab, Mamluk dan Turki, bahkan sampai dengan Eropa moderen.

Masa kecil Hanafi berhadapan dengan kenyataan-kenyataan hidup di bawah penjajahan dan dominasi pengaruh bangsa asing. Kenyataan itu membangkitkan sikap patriotik dan nasionalismenya, sehingga tidak heran meskipun masih berusia 13 tahun ia telah mendaftarkan diri untuk menjadi sukarelawan perang melawan Israel pada tahun 1948. la ditolak oleh Pemuda Muslimin karena dianggap usianya masih terlalu muda. Di samping itu ia juga dianggap bukan berasal dari kelompok Pemuda Muslimin. Ia kecewa dan segera menyadari bahwa di Mesir saat itu telah terjadi problem persatuan dan perpecahan.

Ketika masih duduk di bangku SMA, tepatnya pada tahun 1951, Hanafi menyaksikan sendiri bagaimana tentara Inggris mem Read the rest of this entry

Bahaya Onani bagi Kesehatan Pria serta Cara Menghentikan Kebiasaan Onani

http://emprorerfaisal.blogspot.com/

Banyak pria melakukan masturbasi / onani, bahkan ada yang hingga kecanduan sampai-sampai jadi gelisah jika sehari saja tidak melakukannya.  masturbasi juga punya efek samping jika terlalu sering dilakukan.
Tidak ada batasan yang pasti tentang seberapa sering pria boleh masturbasi. Meski dipengaruhi banyak faktor termasuk usia, ada beberapa pendapat yang menyebut frekuensi ideal untuk ejakulasi adalah 2-3 kali seminggu baik melalui masturbasi maupun hubungan seks yang sesungguhnya. (tatapi lebih baik tidak melakukan onani / masturbasi)

Dikutip dari AskMen, masturbasi yang terlalu sering bisa memicu aktivitas berlebih pada saraf parasimpatik. Dampaknya adalah produksi hormon-hormon dan senyawa kimia seks meningkat teramasuk asetilkolin, dopamin dan serotonin.

Ketidakseimbangan kimiawi yang terjadi akibat hobi masturbasi yang terlalu sering bisa memicu berbagai macam gangguan kesehatan antara lain sebagai berikut:
1. Impotensi
Gangguan pada saraf parasimpatik bisa mempengaruhi kemampuan otak dalam merespons rangsang seksual. Akibatnya kemampuan ereksi melemah, bahkan dalam tingkat keparahan tertentu bisa menyebabkan impotensi yakni gangguan seksual yang menyebabkan penis tidak bisa berdiri sama sekali.

2. Kebocoran katup air mani
Bukan hanya ereksi saja yang terpengaruh oleh kerusakan saraf, kemampuan saluran air mani untuk membuka dan menutup pada waktu yag tepat juga terganggu. Akibatnya sperma dan air mani tidak hanya keluar saat ereksi, lendir-lendir tersebut bisa juga keluar sewaktu-waktu seperti ingus sekalipun penis sedang dalam kondisi lemas.

3. Kebotakan

Read the rest of this entry

sastra perbandingan antara novel dengan film

Sastra Bandingan dalam kajian umum serta dalam kaitannya dengan sejarah ataupun yang lainnya adalah bagian dari sastra. Bagaimana menghubungkan sastra yang satu dengan yang lain, dan bagaimana pengaruh keduanya, serta apa yang dapat diambil dari sastra ini dan apa yang diberikannya. Atas dasar inilah kajian dalam sastra bandingan bersifat berpindah dari satu sastra ke sastra yang lain. Terkadang perpindahan ini dari segi lafadz-lafadz bahasa atau dalam tema serta dalam gambaran yang di perlihatkan sastrawan dalam temanya, atau berupa karya-karya seni.

Batasan-batasan yang memisahnya antara sastra dengan yang lain pada kajian perbandingan terletak pada bahasa-bahasa. Maka perbedaan antara bahasa adalah syarat untuk membangun kajian sastra banding. Pengaruh-pengaruh sastra yang ditulis dengan satu sama lain dan perbandingan yang terjadi antara sastrawan satu dengan yang lain mengenai bahasa yang satu tidak pula masuk bahasan sastra banding.

Dalam sastra bandingan kajian sastra dapat dilakukan dengan mengambil hanya dua karya sastra, dalam hal ini adalah novel Twilight karya Stephenie Meyer dengan film Twilight. . Novel Twilight Saga lebih dulu diterbitkan. Film Twilight Saga dibuat dengan menyesuaikan ceritanya pada novel itu. Read the rest of this entry

perbandingan pendidikan didesa dan kota {B.indonesia}

pandidikan kalau diartikan secara jelas adalah untuk memanusiakan manusia, kita sebagai manusia bukan hewan yang pasti kita beda dengannya.  bagaimana kita untuk memperoleh pendidikan yang baik?, kita sebagai manusia harus melakukan apa yang difungsikan sebagai manusia, manusia diberi akal untuk berfikir, hati untuk berakhlak, nafsu untuk kesenangan hidup. dan lain-lain. sedangkan hewan hanya diberi kebutuhan bilogis saja, seperti nafsu untuk kepentingannya. dia tidak biberi akal

Manusia bisa saja lebih jelek dari hewan jika manusia tidak berfungsi sebagai manusia itu sendiri, dimanan manusia mempunyai pendidikan untuk memperbaiki tingkah laku dalam hidupnya, dan juga manusia memperoleh pendidkan dari belajar, sehingga dengan itu semua bisa jadi lebih baik.

pendidikan di kota memang sangat berbeda dibandingkan di desa, dimana kota adalah banyaknya informasi yang ada, dan juga adanya internet yang mendunia saat ini. sedangkan di desa tidak seperti itu bahkan mungkin sebaliknya. mengapa hal itu bisa terjadi?

Didesa mempunyai komitmen untuk memperolah pendidikan, meskipun merekan jarang memperoleh informasi tentang kejadian yan Read the rest of this entry

ASY’ARIYAH DAN MATURIDIYAH

PENDAHULUAN
Munculnya berbagai macam golongan-golongan aliran pemikiran dalam Islam telah memberikan warna tersendiri dalam agama Islam. Pemikiran-pemikiran ini muncul setelah wafatnya Rosulullah. Ada beberapa factor yang menyebabkan unculnya berbagai golongan dengan segala pemikiranya. Diantaranya adalah faktor poitik sebagaimana yang telah terjadi pertentangan antara kelompok Ali dengan pengikut Muawiyah, sehingga memunculkan golongan yang baru yaitu golongan khawarij. Lalu muncullah golongan-golongan lain sebagai reaksi dari golongan satu pada golingan yang lain.
Golongan-golongan tersebut mempunyai pemikiran yang berbeda-beda antara satu dengan yang lainnya. Ada yang masih dalam koridor Al-Qur’an dan sunnah, akan tetapi ada juga yang menyimpang dari kedua sumber ajaran Islam tersebut. Ada yang berpegang pada wahyu, dan ada pula yang menempatkan akal yang berlebihan sehingga keluar dari wahyu. Dan ada juga yang mnamakan dirinya sebagai ahlussunnah wal jama’ah.
Adapun ungkapan ahlussunnah (sering juga disebut sunni) dapay dibedakan menjadi dua pengertian, yaitu umum dan khusus. Sunni dalam pengertian umum adalah lawan dari kelompok syi’ah. Dalam pengertian ini mu’tazilah termasuk juga asy’ariyah masuk dalam barisan sunni. Sunni dalam arti khusus adalah mahzab yang berada dalam barisan Asy’ariyah dan merupakan lawan mu’tazilah. Penertian kedua inilah yang dipakai dalam pembahasan ini.
Selanjutnya, term ahlussunnah banyak dipkai setelah munculnya aliran sy’ariyah dan Maturidiyah, dua aliran yang menentang aliran mu’tazilah. Harun Nasution dengan meminjam keterangan Tasy Kubro Zadah menjelaskan bahwa aliran ahlussunnah muncul atas keberanian Abu Al Hasan Al Asy’ari sekitar tahun 300 H.

A. Asy’ariyah
I. Sejarah perkembangan Asy’ariyah
Asy’ariyah adalah sebuah paham akidah yang dinisbatkan kepada Abu Al Hasan Al Asy’ariy. Beliau lahir di Bashrah tahun 260 H. bertepatan dengan tahun 935 M. Beliau wafat di Bashrah pada tahun 324 H di usia lebih dari 40 tahun.
Al Asy’ari menganut paham mu’tazilah hanya sampai usia 40 tahun. Setelah itu tiba-tiba mengumumkan di hadapan jama’ah masjid Bashrah bahwa dirinya telah meninggalkan faham mu’tazilah dan menunjukan keburukan-keburukannya. Menurut Ibnu Asakir yang melatarbelakangi Al Asyari meninggalkan faham mu’tazilah adalah pengakuannya telah bermimpi bertemu dengan Rosulullah sebanyak tiga kali, dimana Rosulullah memperingatkannya agar meninggalkan faham mu’tazilah dan mmbela faham yang diriwayatkan dari beliau. Read the rest of this entry