sebab dan Sejarah Munculnya Teologi islam

Sedikit Sejarah Munculnya Teologi –teologi islam, Sebenarnya ikhtilaf telah ada di masa sahabat, hal ini terjadi antara lain karena perbedaan pemahaman di antara mereka dan perbedaan nash (sunnah) yang sampai kepada mereka, selain itu juga karena pengetahuan mereka dalam masalah hadis tidak sama dan juga karena perbedaan pandangan tentang dasar penetapan hukum dan berlainan tempat. Sebgaimana di ketahui, bahwa ketika agama Islam telah tersebar meluas ke berbagai penjuru, banyak sahabat Nabi yang telah pindah tempat dan berpencar – pencar ke negara yang baru tersebut.

Dengan demikian, kesempatan untuk bertukar pikiran atau bermusyawarah memecahkan sesuatu masalah sukar dilaksanakan sejalan dengan pendapat diatas, Qasim Abdul Aziz Khomis menjelaskan bahwa faktor-faktor yang menyebabkan ikhtilaf di kalangan sahabat ada tiga yakni :

1. Perbedaan para sahabat dalam memahami nash-nash Al-Qur’an

2. Perbedaan para sahabat di sebabkan perbedaan riwayat

3. Perbedaan para sahabat di sebabkan karena ra’yu.

Sementara Jalaluddin Rahmat melihat penyebab ikhtilaf dari sudut pandang yang berbeda, Ia berpendapat bahwa salah satu sebab utama ikhtilaf di antara para sahabat produser penetapan hukum untuk masalah-masalah baru yang tidak terjadi pada zaman Rasulullah SAW.
Masa Daulah Abbasiyah adalah masa keemasan Islam, atau sering di sebut dengan istilah ”The Golden Age”. Pada masa itu Umat Islam telah mencapai puncak kemulian, baik dalam bidang ekonomi, peradaban dan kekusaan. Selain itu juga telah berkembang berbagai cabang ilmu pengetahuan, di tambah lagi dengan banyaknya penerjemahan buku-buku dari bahasa asing ke bahasa ke Arab. Fenomena ini kemudian yang melahirkan cendikiawan-cendikiawan besar yang menghasilkan berbagai inovasi baru di berbagai di siplin ilmu pengetahuan. Bani Abbas mewarisi imperium besar bani umayah. Hal ini memungkinkan mereka dapat mencapai hasil lebih banyak, karena landasannya telah di persiapkan oleh daulah Bani umayah yang besar.
Kelahiran mazhab-mazhab hukum dengan pola dan karakteristik tersendiri ini , tak pelak lagi menimbulkan berbagai perbedaan pendapat dan beragamnya produk hukum yang di hasilkan. Para tokoh atau imam mazhab seperti Abu Hanifah, Imam Malik, Imam Syafi’i, Ahmad bin Hanbal dan lainnya, masing-masing menawarkan kerangka metodologi, teori dan kaidah-kaidah ijtihat yang menjadi pijakan mereka dalam menetapkan hukum.
Metodologi, teori dan kaidah-kaidah yang di rumuskan oleh para imam mazhab tersebut terus berkembang dan di ikuti oleh generasi selanjutnya dan ia tanpa di sadari menjelma menjadi doktrin (anutan) untuk menggali hukum dari sumbernya. Dengan semakin mengakarnya dan melembaganya doktrin pemikiran hukum di mana antara satu dengan lainnya terdapat perbedaan yang khas, maka kemudian ia muncul sebagai aliran atau mazhab yang akhirnya menjadi pijakan oleh masing-masing pengikut mazhab dalam melakukan istinbat hukum.
Sampai saat ini fiqih ikhtilaf terus berlangsung, mereka tetap berselisih paham dalam masalah furu’iyyah, sebagai akibat dari keanekaragaman sumber dan aliran dalam memahami nash dan mengistinbatkan hukm yang tidak ada nashnya. Perselisihan itu terjadi antara pihak yang memperluas dan mempersempit, antara yang memperketat dan yang memperlonggar, antara yang cenderung rasional dan yang cenderung berpegang pada zahir nash, antara mewajibkan mazhab dan yang melarangnya.
Ikhtilaf bukan hanya terjadi para arena fiqih, tetapi juga terjadi pada lapangan teologi. Seperti kita ketahui dari sejarah bahwa peristiwa ”tahkim” adalah titik awal lahirnya mazhab-mazhab teologi dalam Islam. Masing-masing mazhab teologi tersebut masing-masing memiliki corak dan kecenderungan yang berbeda-beda seperti dalam mazhab-mazhab fiqih

About these ads

About Luxman Blog Dialektika

seorang yang masih belajar di Universitas Islam Negri malang fak.hukuh. yang aktiv di pergerakan dan nyantri di Pesantren NH MALANG, gua oarang lampung yang nyasar ke malang, yang terpenting hiduplah sederhana,santun,jujur, gaya terserah loe dah,, yang terpenting jangan berhenti belajar & punya konsep masa depan. okee brayy..

Posted on Juni 26, 2013, in Kumpulan makalah-makalah and tagged , , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: